Tantangan Etika Digital Bagi Pemuda Gereja di Era Informasi

Penulis

  • Jonathan Leobisa Institut Agama Kristen Negeri Kupang Author

DOI:

https://doi.org/10.51689/k0fvn840

Abstrak

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam cara manusia berkomunikasi, berinteraksi, dan memperoleh informasi. Bagi pemuda gereja, era informasi menghadirkan peluang besar untuk mengembangkan pelayanan dan pertumbuhan iman, namun sekaligus menimbulkan tantangan etika yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan etika digital yang dihadapi pemuda gereja serta implikasinya terhadap pembentukan karakter Kristen di dunia maya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teologis dan etis melalui studi literatur terhadap sumber Alkitab, dokumen gerejawi, dan kajian etika Kristen kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama pemuda gereja di era digital meliputi penyalahgunaan media sosial, penyebaran informasi palsu, degradasi moral melalui konten digital, serta hilangnya disiplin spiritual akibat kecanduan teknologi. Etika digital Kristen menuntut adanya tanggung jawab, kejujuran, kasih, dan penguasaan diri dalam penggunaan teknologi sebagai wujud kesaksian iman di dunia digital. Oleh karena itu, gereja perlu berperan aktif dalam membimbing pemuda agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan etis, sehingga menjadi terang dan garam di tengah masyarakat digital.

Diterbitkan

2024-10-21

Cara Mengutip

Jonathan Leobisa. “Tantangan Etika Digital Bagi Pemuda Gereja Di Era Informasi”. Jurnal Pendidikan Agama Kristen 10, no. 2 (Oktober 21, 2024). Diakses April 25, 2026. https://scholaralex-archive.xyz/index.php/IT/article/view/151.