Tantangan Etika Digital Bagi Pemuda Gereja di Era Informasi
DOI:
https://doi.org/10.51689/k0fvn840Abstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam cara manusia berkomunikasi, berinteraksi, dan memperoleh informasi. Bagi pemuda gereja, era informasi menghadirkan peluang besar untuk mengembangkan pelayanan dan pertumbuhan iman, namun sekaligus menimbulkan tantangan etika yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan etika digital yang dihadapi pemuda gereja serta implikasinya terhadap pembentukan karakter Kristen di dunia maya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teologis dan etis melalui studi literatur terhadap sumber Alkitab, dokumen gerejawi, dan kajian etika Kristen kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama pemuda gereja di era digital meliputi penyalahgunaan media sosial, penyebaran informasi palsu, degradasi moral melalui konten digital, serta hilangnya disiplin spiritual akibat kecanduan teknologi. Etika digital Kristen menuntut adanya tanggung jawab, kejujuran, kasih, dan penguasaan diri dalam penggunaan teknologi sebagai wujud kesaksian iman di dunia digital. Oleh karena itu, gereja perlu berperan aktif dalam membimbing pemuda agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan etis, sehingga menjadi terang dan garam di tengah masyarakat digital.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jonathan Leobisa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





