Pemuridan Digital
Strategi Gereja dalam Menghadapi Transformasi Teknologi Informasi
DOI:
https://doi.org/10.51689/ddx23m60Kata Kunci:
Strategi Gereja dalam Menghadapi Transformasi Teknologi InformasiAbstrak
Transformasi teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam cara manusia berinteraksi, berkomunikasi, dan mengakses pengetahuan, termasuk dalam kehidupan bergereja. Gereja ditantang untuk merespons perubahan ini dengan bijaksana agar pelayanan dan pemuridan tetap relevan tanpa kehilangan esensi spiritualnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan strategi pemuridan digital sebagai upaya gereja menghadapi perkembangan teknologi informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur teologis, analisis kontekstual, dan refleksi terhadap praktik pelayanan digital di berbagai denominasi gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuridan digital membuka peluang besar bagi perluasan pelayanan, pembinaan iman, serta penguatan komunitas rohani lintas batas geografis. Namun, tantangan seperti dangkalnya relasi rohani, distraksi digital, dan berkurangnya kedalaman refleksi iman menuntut strategi yang intentional dan berbasis relasi. Dengan demikian, gereja perlu mengembangkan model pemuridan digital yang berpusat pada Kristus, mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai spiritualitas, serta meneguhkan panggilan misi di era digital.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Justitia Vox Dei Hattu (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





