Konsep Kasih dalam 1 Korintus 13 Sebagai Landasan Etika Pelayanan Kristen
DOI:
https://doi.org/10.51689/x5466x24Abstrak
Kasih merupakan inti dari ajaran iman Kristen dan menjadi dasar moral bagi setiap bentuk pelayanan dalam gereja. Dalam 1 Korintus 13, Rasul Paulus menegaskan bahwa kasih adalah nilai tertinggi yang memberi makna dan arah pada seluruh karunia rohani dan aktivitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kasih yang diajarkan dalam 1 Korintus 13 serta relevansinya sebagai landasan etika pelayanan Kristen masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan teologis-biblis dengan analisis eksegetis terhadap teks Alkitab dan kajian literatur etika Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasih yang dimaksud Paulus bukan sekadar emosi atau perasaan, melainkan sikap hidup yang diwujudkan dalam kerendahan hati, pengorbanan diri, dan ketaatan kepada kehendak Allah. Kasih menjadi ukuran moral dan spiritual yang menuntun setiap pelayan untuk melayani bukan demi kepentingan pribadi, tetapi demi kemuliaan Kristus dan kesejahteraan sesama. Dengan demikian, 1 Korintus 13 memberikan fondasi etis yang kokoh bagi gereja dalam membangun pelayanan yang berkarakter Kristus, penuh kasih, dan berorientasi pada transformasi hidup jemaat.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Vicky Taniady (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





