Tantangan dan Peluang Gereja dalam Pelayanan Pastoral di Tengah Krisis Iman Generasi Muda
DOI:
https://doi.org/10.51689/etvzf239Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena krisis iman di kalangan generasi muda, yang ditandai dengan menurunnya partisipasi dalam kegiatan gereja dan melemahnya komitmen spiritual. Meskipun banyak penelitian telah membahas peran gereja dalam pendidikan iman, masih terbatas kajian yang menyoroti pelayanan pastoral sebagai sarana strategis dalam merespons krisis iman generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang yang dihadapi gereja dalam mengembangkan pelayanan pastoral yang relevan di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian terdiri atas pendeta, pemimpin pemuda, dan anggota jemaat muda yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi pengaruh budaya digital, sekularisme, dan rendahnya pendampingan rohani personal, sedangkan peluang muncul melalui pemanfaatan media digital, pendekatan kontekstual, dan pembinaan komunitas iman yang partisipatif. Penelitian ini menegaskan pentingnya reorientasi pelayanan pastoral yang transformatif, yang tidak hanya menekankan pengajaran, tetapi juga pendampingan dan relasi personal. Implikasi penelitian ini mencakup kontribusi teoretis bagi pengembangan teologi pastoral kontemporer dan rekomendasi praktis bagi gereja dalam membangun pelayanan yang relevan bagi generasi muda.
Referensi
a
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 hanif hsh (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





